Tips Cara Memotret Sneakers untuk Instagram Bersama Ramskiputra

Seiring dengan semakin berkembangnya komunitas sneakers di seluruh jejaring sosial, Instagram telah terbukti menjadi salah satu tempat terbaik yang bisa kita gunakan untuk saling berbagi kecintaan kita akan sneakers. 

Tidak peduli Anda seorang sneakerhead atau hanya ingin iseng memposting foto dari sneakers yang baru saja Anda beli, semua orang pasti ingin berbagi foto terbaiknya di Instagram. Oleh karena itu, kali ini kami akan membahas tips cara memotret sneakers untuk Instagram bersama fotografer yang sudah ahli dalam bidang ini, yaitu Ramskiputra.

Mohammad Rama Dewaputra a.k.a Ramski adalah seorang fotografer freelance yang berbasis di BSD. Ia telah mengembangkan minat fotografi sejak SMA dan sebagai remaja ia lebih suka menghabiskan waktu luangnya dengan fotografi. Dalam usianya yang terbilang masih muda, berbagai project bersama merek sneakers ternama telah ia kerjakan, seperti Wakai, Sperry dan Thanksinsomnia Sneakers. Ramski juga sempat tergabung dalam team yang mengerjakan project campaign adidas Indonesia bersama Bill Satya dan Whitewood Visual. Selain itu, Ramski juga turut andil sebagai fotografer dalam beberapa acara sneakers seperti Urban Sneaker Society 2.0SneakerblessSneakerwish dan Intruders Jakarta.

Karena kecintaannya terhadap fotografi dan sneakers, dalam artikel ini Ramski akan memberikan tips agar foto sneakers Anda di Instagram terlihat lebih baik.

 

 

Tips Cara Memotret Sneakers untuk Instagram Bersama Ramskiputra

1. Tali yang Rapih adalah Awal dari Foto Sneakers yang Baik

#hypefeet #boostvibes

A post shared by яαмѕкιρυтяα (@ramskiputra) on

Perhatikan setiap detail dari sepatu Anda, terutama pada bagian tali sepatu. Sneakers yang baru saja anda cop akhir pekan lalu memang terlihat keren, namun jika Anda ingin memotretnya dalam keadaan tali sepatu yang berantakan, foto Anda tidak akan terlihat bagus. Luangkan waktu Anda untuk merapihkan tali sepatu dan tentukan apakah lebih baik talinya diselipkan atau diikat.

2. Perhatikan Shape dari Sneakers Anda

 

Triple s #hypefeet A post shared by яαмѕкιρυтяα (@ramskiputra) on

Jika Anda ingin memotret sneakers dalam keadaan sedang dipakai, maka masalah shape seharusnya tidak perlu dikhawatirkan. Namun jika Anda ingin memotret dalam keadaan tidak sedang dipakai, maka Anda harus menggunakan shoe tree untuk menjaga shape dari sneakers Anda agar tidak kempes. Jika Anda tidak memiliki shoe tree, gumpalan kantong plastik atau koran bekas bisa menjadi alternatif. Pastikan sneakers Anda harus terlihat seperti seakan ada kaki di dalamnya, jadi jangan isi plastik atau koran berlebihan, agar tidak merusak bentuk dan lekukan dari setiap bagian sneakers. Penting bahwa kedua sneakers (kiri dan kanan) memiliki bentuk simetris dan tali sepatu yang cocok.

3. Pastikan Anda Memiliki Pencahayaan yang Baik

Born from the sea. Built for the world. #sperry7seas

A post shared by яαмѕкιρυтяα (@ramskiputra) on

Jika Anda ingin memotret di dalam studio, ini bisa menjadi lebih rumit, tetapi saya sarankan untuk memotret sneakers di luar ruangan atau outdoor untuk mendapatkan lifestyle dan street vibes. Untuk itu, pencahayaan yang natural dapat sangat diandalkan. Pada umumnya pagi atau sore hari adalah waktu yang terbaik. Di antara waktu itu, biasanya cahaya matahari bersinar terlalu kuat dan dapat menyebabkan bayangan yang cukup tajam.

4. Tentukan Lokasi dan Latar Belakang yang Tepat

Temukan latar belakang untuk foto dengan warna yang tidak berbenturan dengan warna sneakers Anda. Dalam beberapa kasus, banyak orang yang tidak memperhatikan latar belakang ketika motret sneakers, sehingga warna dasar sneakers akan bentrok dengan warna latar belakang. Usahakan memilih lokasi dengan warna netral agar sneakers dapat mudah terlihat karena warnanya yang timbul.

Pro tips: Untuk sneakers berwarna gelap, cari latar yang lebih terang dan berwarna lebih netral. Jika sneakers berwarna terang, temukan warna kontras yang lebih gelap. Cobalah untuk menghindari latar belakang di mana ada benda-benda yang menghalangi sepatu. Misalnya, pohon, tiang lampu dan penghalang lainnya

5. Perhatikan Angle Foto Sebelum Memotret

Ada banyak sudut berbeda yang bisa Anda ambil, tetapi sudut yang paling sering digunakan adalah bagian samping sneakers. Jika Anda ingin memotret bagian samping sneakers, maka bagian atas sneakers tidak boleh terlihat. Intinya, usahakan siluet sneakers harus jelas. Dari sepasang sneakers, terkadang saya hanya memfokuskan pada satu sisi sneakers saja dan membuat sisi sneakers lainnya hanya muncul sedikit untuk memberikan kesan depth-of-field pada foto.

6. Pemilihan Lensa

 

Mohanian #LeicaQ A post shared by яαмѕкιρυтяα (@ramskiputra) on

Tergantung pada kamera apa yang Anda gunakan, hasilnya bisa sangat berbeda. Saat memotret sneakers, beberapa foto favorit saya biasanya berasal dari kamera full-frame dengan prime lens. Primes lens memungkinkan Anda untuk mengisolasi subjek dan latar belakang dengan baik berkat efek bokeh dari bukaan lensa yang besar. Tiga prime lens yang paling populer dan banyak digunakan diantaranya adalah lensa 35mm, 50mm, dan 100mm (makro).

Pro tips: Untuk memastikan hasil foto yang lebih tajam, gunakan shutter speed sesuai focal length dari lensa yang Anda gunakan. Contoh, jika Anda memotret dengan 50mm, asumsikan shutter speed minimum 1/50. Jika Anda memotret dengan 100mm, gunakan shutter speed 1/100 atau lebih cepat. Beberapa lensa memiliki image stabilization tetapi ini adalah trik yang umumnya berfungsi di semua situasi.

7. Pengaturan Kamera

King of Ziankanda #ZiankandaForever

A post shared by яαмѕкιρυтяα (@ramskiputra) on

Satu hal penting untuk diperhatikan adalah setiap orang memiliki cara yang berbeda. Jika Anda seorang fotografer yang menggunakan kamera profesional atau Anda sebatas iseng dengan hanya menggunakan smartphone Anda, bagaimana cara Anda mengatur kamera akan berbeda.

Dalam hal ini, saya biasanya menggunakan mode manual. Sebagai contoh, saya biasa menggunakan shutter speed sekitar 1/160 dengan bukaan di 1,8 dan level ISO yang menyesuaikan kondisi cahaya. Saya menjaga aperture pada angka f/1.8 untuk mendapatkan efek bokeh yang cukup di latar belakang, namun sneakers Anda harus tetap fokus. Untuk pemotretan di malam hari, gunakan lokasi dengan pencahayaan yang memadai dan Anda harus memastikan bahwa pengaturan kamera Anda dapat menghasilkan foto yang cukup tajam saat memotret di bawah kondisi ini.

8. Pentingnya Proses Editing

Ramskiputra

Terakhir, proses mengedit sama pentingnya dengan pengambilan gambar itu sendiri. Untuk itu, foto sneakers harus terlihat bersih, jadi saya akan menghabiskan waktu untuk membersihkan partikel debu atau apa pun yang tidak seharusnya ada di sana.

Jika tone dan warna memerlukan perubahan, tentu saja saya akan mengeditnya juga. Jika latar belakangnya adalah dinding semen dan ada sedikit noda kuning, saya akan sedikit desaturasi agar warnanya menjadi lebih abu-abu. Seharusnya proses editing tidak terlalu rumit, tujuannya adalah untuk membuat seluruh foto terlihat lebih bersih, namun jangan edit terlalu berlebihan untuk menjaga kesan natural pada foto.

Sebelum memposting foto sneakers Anda ke Instagram, pastikan ukuran foto Anda sudah benar. Resize ukuran foto Anda menjadi 1080px x 1080px untuk ratio square 1:1 square, dan 1080px x 1350px untuk ratio 4:5 vertikal. Hal ini dilakukan agar foto tidak pecah saat diunggah ke Instagram.

Sekian artikel tips cara memotret sneakers bersama Ramskiputra. Kuncinya adalah keep it simple and clean. Simple dan clean, artinya tidak perlu melakukan pemotretan super rumit dengan latar belakang yang merepotkan. Fotografi harus selalu menyenangkan, tidak peduli apa yang Anda potret.

Tips ini hanyalah dasar-dasar untuk memulai memotret sneakers, semoga tips ini cukup untuk membantu Anda mengembangkan keterampilan dan style memotret Anda sendiri. Jika Anda memiliki tips dan cara lain untuk memotret sneakers, silahkan tulis di kolom komentar di bawah.

Sampai bertemu di editorial berikutnya, have a good day guys!

Written by

Primary source for your tertiary needs.